Perawatan dan Penggantian Media Filter Air

Water Filter atau filter air merupakan sebuah filter yang digunakan untuk menyaring berbagai kontaminan dalam air, diantaranya lumpur,debu,pasir, logam berat,besi, kapur dan kontaminan lainnya pada air. Water Filter merupakan filter yang digunakan pada tahap awal semua proses penyaringan air bersih sebelum memasuki tahap penyaringan air lanjutan.Tetapi dalam kasus apabila air tersebut kadar pencemaran nya terlalu tinggi, maka diperlukan proses pengolahan tambahan diawal sebelum memasukkan filter media, yaitu proses pengolahan air menggunakan sistem sedimentasi yang menggunakan kimia floakulan dan koagulan dan dipadukan dengan berbagai sistem penyaringan yang biasanya lebih kita kenal dengan sebutan water treatment plant.


Terdapat berbagai macam jenis Media Filter Air :

  1. Sand Silica Filter, adalah filter yang digunakan untuk menyaring pasir, lumpur, debu atau kotoran kasar lainnya.
  2. Carbon Active Filter, digunakan untuk menyaring bau, warna, logam berat dan kaporit.
  3. Manganese Filter, digunakan untuk menyaring kadar besi atau mangan dalam air.
  4. Resin Kation Filter atau yang biasa disebut sebagai Softener. Dapat digunakan untuk menyaring kadar kapur dalam air atau kadar caco3 dalam air.

Diantara keempat filter tersebut, proses perawatan filter media tersebut hampir sama, tetapi untuk filter resin kation memerlukan proses tambahan didalam perawatan media tersebut.
Pada ketiga filter utama diatas, yaitu sand silica filter, carbon actived filter dan manganese filter mempunyai tiga proses dalam pengoperasian nya di dalam sistem filter tersebut. Media filter dimasukkan kedalam tabung sesuai dengan ukuran yang dikehendaki dan kemudian setelah pemasangan, diperlukan proses pemeliharaan yang dilakukan secara rutin oleh operator atau pengguna filter tersebut.
Ada tiga (3) fitur yang biasanya dimiliki media filter, antara lain :

  1. Fitur Filter / Service

Posisi tabung filter pada saat filter berjalan normal atau sedang menjalankan fungsi filtrasi, Aliran air memasukin tabung 3 way valve dan keluar melalui pipa output air bersih ke tangki penampungan atau ke filter selanjutnya.

  1. Fitur Backwash

Fitur yang digunakan pada saat filter sudah tersumbat atau kotor, yang dimana fitur ini membalikkan aliran air sehingga terjadi situasi aliran air yang berlawanan dengan fitur Service. Air masuk kedalam valve dan kemudian keluar ke pipa pembuangan, karena air yang keluar dari fitur ini adalah air yang kotor yang merupakan hasil pencucian dari media filter tersebut.

  1. Fitur Fast Rinse

Sebuah fitur yang digunakan setelah proses backwash selesai, dimana sebuah proses pembilasan perlu dilakukan agar air yang masuk kedalam sistem benar benar terjaga kualitasnya. Pada proses ini, air masuk kedalam valve dengan arah aliran air sama dengan proses filter/service hanya saja air yang keluar tidak langsung masuk kedalam sistem, tetapi keluar melalui lubang pembuangan.

Cara Merawat Water Filter & Media Filter Air

Berikut beberapa tahapan yang perlu diperhatikan dalam cara merawat Filter dan Media Water Filter :

    • Proses pencucian dapat dilakukan apabila filter media dirasa sudah kotor atau perlu dilakukannya perawatan berkala. Pada sistem yang baik, biasanya sudah dilengkapi dengan beberapa indikator tekanan tinggi maupun sistem peringatan tekanan tinggi. Tekanan tinggi pada sistem filtrasi disebabkan oleh menumpuknya kotoran didalam filter media, sehingga aliran air yang melewati media tersebut menjadi terhambat.
    • Apabila filter sudah dalam kondisi perlu dilakukan pencucian. Maka putar valve pada posisi backwash dan biarkan proses ini selama 2-3 menit tergantung pada tingkat kekotoran filter media tersebut. Pada posisi backwash, maka kotoran akan di alirkan terbalik, sehingga pengangkatan kotoran lebih mudah.
    • Setelah dilakukan proses backwash, maka kemudian kita perlu lakukan pembilasan sebelum air hasil kita masukan kedalam sistem atau tangki penampungan. Kita putar valve pada posisi fast rinse. Dan biarkan proses pembilasan terjadi beberapa menit sampai air yang keluar di pipa pembuangan menjadi jernih.
    • Lakukan proses backwash dan fast rinse berulang ulang hingga dihasilkan air yang bersih dan yang terpenting yang merupakan indikator filter tidak lagi tersumbat adalah penurunan tekanan yang terjadi dalam tabung filtrasi tersebut. Dan menurut kami, lebih baik melakukan proses backwash dan fast rinse yang singkat tetapi berulang ulang daripada melakukan proses tersebut hanya sekali tetapi dengan waktu yang lama.
    • Yang harus di ingat adalah, proses backwash sering kali memerlukan tekanan pompa yang lebih tinggi agar hasil dari pencucian tersebut dapat maksimal, terutama untuk kotoran kotoran yang sulit terpisah dari media.